ROTIBUL-HADDAD
راتب
الحداد
1.
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدِ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ. مَالِكِ
يَوْمِ الدِّينِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ
الْمُسْتَقِيمَ. صِرَاطَ
الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ. غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ
الضَّالِّينَ..
Dengan
menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pengasih
lagi Maha Penyayang. Yang menguasai di
Hari Pembalasan Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah
kami meminta pertolongan Tunjukilah kami
jalan yang lurus, yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni’mat kepada
mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang
sesat.
Dalam
kitab Zadul Musafirin diceritakan bahwa kaisar Romawi menulis surat kepada
khalifah Umar bin Khattab yang isinya: Aku baca di kitab Injil bahwa siapa yang
membaca satu surat yang tidak terdapat didalamnya 7 huruf, yaitu tsa (ث),kha (خ), zha (ظ), fa (ف), za (ز), jim (ج) dan syin (ش), siapa yang membaca surat ini maka Allah
akan mengharamkan tubuhnya tersentuh api neraka, maka kami mencarinya dalam
kitab Zabur, dan kitab Taurat tetapi tidak kami temukan, apakah surat itu
terdapat pada kitab kalian? Setelah membaca surat ini khalifah Umar
mengumpulkan pada sahabat dan menceritakan tentang isi surat dari kaisar
tersebut, maka salah seorang sabahat Ubay bin Ka’ab